Popular Posts

Friday, January 31, 2020

Cara Blokir Website Berdasarkan Negara Htaccess

Cara Blokir Website Berdasarkan Negara dengan File .htaccess

Cara Blokir Website Berdasarkan Negara dengan File .htaccess

Kami berusaha menyediakan website yang berguna untuk pengetahuan para pembaca, panduan singkat dan sederhana ini semoga menjadi jalan bagi kalian yang mengalami kesulitan dalam membuat blog di dunia maya, kami mengambil sumber dari blog Panduan Blog Online.com seandainya kalian berkenan langsung mengunjungi website tersebut, selamat menikmati!

Cara Blokir Website Berdasarkan Negara dengan File .htaccess

Jika Anda mendapatkan pemberitahuan bahwa website Anda sedang diserang atau ingin memblokir akses website dari negara tertentu, Anda dapat menggunakan file .htaccess. Tutorial ini akan menjelaskan cara blokir website berdasarkan negara tertentu dengan file .htaccess.

Apa yang Anda Butuhkan?

Sebelum memulai langkah pada tutorial ini, pastikan bahwa Anda memiliki:

  • Akses ke cPanel atau akun FTP

Berikut ini adalah cara blokir website berdasarkan negara tertentu …

Langkah 1: Buka file .htaccess

Untuk membuka file .htaccess dapat melalui direktori public_html. Anda dapat membukanya menggunakan File Manager yang ada di cPanel akun hosting Anda. Selain itu juga Anda dapat menggunakan FTP klien, dapat mengikuti tutorial Cara Menggunakan FileZilla.

Langkah 2: Dapatkan IP Negara tertentu

Anda bisa mendapatkan daftar alamat IP berdasarkan Negara melalui website berikut ini.

cara blokir website

  1. Pilih negara yang ingin Anda blokir atau ingin Anda beri hak akses.
  2. Pilih .htaccess Deny untuk memblokir dan .htaccess Allow untuk ijin hak akses
  3. Kemudian klik tombol Create ACL.

Langkah 3: Salin IP yang dihasilkan ke dalam file .htaccess

cara blokir website

Untuk menyalin daftar IP yang dihasilkan klik di dalam list negara dan tekan Ctrl+A untuk memilih semua data dan CTRL+C untuk mencopynya. Setelah itu Anda tinggal mengcopynya ke dalam file .htaccess dengan menekan tombol CTRL+V.

[ecko_alert color=”gray”]PENTING: Jika setelahnya Anda tidak dapat mengakses website Anda sendiri, pastikan alamat IP Anda tidak berada dalam daftar IP yang diblokir. Untuk mengeceknya Anda dapat mengakses whatismyipaddress.com.[/ecko_alert]

Kesimpulan

Tutorial ini menjelaskan bagaimana memblokir akses ke web berdasarkan negara tertentu melalui file .htaccess. Selain memblokir IP berdasarkan negara, Anda juga dapat mengatur supaya website tidak dapat diakses orang lain kecuali Anda sendiri, silakan ikuti langkah yang ada pada tutorial berikut ini.

Jika Anda memiliki pertanyaan atau masukan yang berhubungan dengan artikel ini, jangan ragu untuk meninggalkan komentar pada kolom yang ada di bawah. Selain itu, jika Anda ingin berlangganan artikel-artikel terbaru dari blog Panduan Blog Online, silakan untuk melakukan Subscribe pada kolom yang tersedia. Kami akan mengirimkan artikel terbaru langsung ke alamat email Anda.

Source:niagahoster.com

Thursday, January 30, 2020

Panduan Domain Untuk Pemula

Panduan Dasar Domain untuk Pemula – Panduan Blog Online

Panduan Dasar Domain untuk Pemula

Kami berusaha menyediakan website yang berguna untuk pengetahuan para pembaca, panduan singkat dan sederhana ini semoga menjadi jalan bagi kalian yang mengalami kesulitan dalam membuat blog di dunia maya, kami mengambil sumber dari blog Panduan Blog Online.com seandainya kalian berkenan langsung mengunjungi website tersebut, selamat menikmati!

Panduan Dasar Domain untuk Pemula

Apakah Anda tahu bahwa sebenarnya alamat website yang biasa Anda akses seperti Google.com atau Facebook.com sebenarnya terdiri dari deretan angka tertentu?

Deretan Angka yang disebut IP ini adalah alamat server hosting tempat file website yang anda akses disimpan.

 Perhatikan deretan  IP berikut ini:

172.217.26.78

66.220.156.68

Deretan IP pertama adalah alamat IP server Google, sedangkan deretan IP kedua adalah alamat IP dari facebook.

Anda dapat mengakses kedua website tersebut dengan mengetikkan alamat IP tersebut di browser yang Anda miliki.

Namun, sampai berapa banyak Anda dapat menghafalkan alamat IP, jika ada banyak website yang perlu anda kunjungi?

IP address

Mengakses website dengan alamat IP adalah hal yang menyulitkan,  Bayangkan, jika anda ingin mengakses 10 website artinya anda harus mengingat 10 buah alamat IP!

Dari permasalahan di atas maka diciptakanlah domain untuk mempermudah pengguna internet mengkases suatu alamat website.

Nah, pada artikel ini Anda akan belajar hosting dan domain untuk pemula, simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

Bagaimana gambaran cara kerja domain?

Silakan simak ilustrasi dibawah ini untuk memahami cara kerja domain secara sederhana:

analogi domain

Bila diibaratkan, dalam keseharian kita nama domain adalah alamat suatu tempat. Jika kita ingin pergi ke suatu tempat tersebut maka kita harus mengetahui alamatnya terlebih dahulu. Baru setelah kita berada di tempat kita bisa melihat dan mengetahui ada apa saja yang ada di alamat tujuan. Nama domain bersifat unik ( tidak boleh ada nama domain yang sama lebih dari 1) sehingga tidak ada lebih dari 1 domain dengan nama dan ekstensi yang sama persis.

Tahukah Anda, setiap nama domain yang dibuat akan terdaftar di domain registrar (penyedia nama domain) di bawah naungan ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers). Sebuah organisasi internasional non-profit yang bertugas mengkoordinasi perawatan serta pendataan database nama domain di seluruh dunia.

Umur / Masa aktif sebuah domain minimal adalah 1 tahun, dan karena nama domain bersifat unik, maka nama domain yang sudah terdaftar tidak dapat didaftarkan oleh orang lain sebelum masa aktifnya habis dan terhapus dari registrar.

Untuk mengetahui kapan domain berakhir, kapan domain memasuki redemption period dan kapan domain terhapus dari registrar maka Anda harus mengetahui durasi alur hidup domain.

Gambar dibawah ini adalah life cycle (alur hidup) nama domain yang akan menjelaskan tahapan-tahapan yang dilewati oleh domain dari sejak didaftarkan hingga terhapus.

domain life cycle

1. Pendaftaran Domain

Ketika domain didaftarkan & aktif maka durasi masa aktif domain tersebut akan dimulai. Masa aktif domain terkecil adalah 1 tahun / 365 Hari.

2. Grace period / masa tenggang

Setelah 365 hari domain akan mengalami expired / kadaluarsa dan memasuki masa grace period / masa tenggang. Pada masa ini domain anda akan tersuspend registrar & tidak berfungsi/ tidak  dapat menampilkan website. Durasi grace period adalah 40 hari.

3. Redemption Period / Masa penebusan

Ketika domain Anda memasuki redemption period / masa tenggang, maka domain masih dapat diperpanjang. Namun biaya perpanjangan domain Anda biasanya bisa mencapai 10 kali lipat dari harga perpanjangan normal, tidak seperti saat Anda mendapatkan harga domain murah waktu pertama kali mendaftarkannya. Masa redemption period adalah 30 hari.

4. Pending Deletion

Ketika domain anda memasuki masa pending deletion, maka domain anda tidak dapat direnew / diperbarui. Anda hanya dapat menunggu selama 5 hari hingga domain didelete / dihapus oleh registrar & dapat didaftarkan kembali.

Yang perlu anda perhatikan, ketika domain Anda terdelete & ingin mempergunakannya kembali, maka sangat disarankan untuk segera mendaftarkannya kembali. Karena jika domain Anda berkualitas, bukan tidak mungkin ada orang lain yang tertarik mendaftarkan nama domain Anda juga.

Jenis domain yang dapat Anda daftarkan berikut fungsinya

Sejauh ini apa saja ekstensi domain yang Anda tahu? .com? .net atau .co.id?

Kebanyakan orang secara umum familiar dengan domain .com yang memang paling populer, Namun Tahukah Anda bahwa sebenarnya ada ratusan jenis ekstensi domain di dunia?

domain marketshare

Silakan simak diagram diatas yang kami dapatkan dari Domainstate.com.  Marketshare domain di dunia didominasi oleh domain .com disusul domain .net, .org dan ekstensi domain lainnya.

Namun, tidak berarti nama domain yang lainnya tidak baik, Bagi Anda yang ingin menggunakan ekstensi domain .com tapi nama domain tersebut sudah didaftarkan oleh orang lain. maka Anda dapat menggunakan ekstensi nama domain lainnya sebagai alternatif.

Simak penjelasan dibawah ini tentang jenis – jenis domain beserta ekstensinya.

TLD – Top Level Domains

Domain TLD merupakan tipe domain tertinggi pada struktur DNS di Internet. Domain TLD masih dibagi kembali menjadi beberapa jenis, yaitu:

ccTLD – country code Top Level Domains

CCTLD

ccTLD atau country code Top Level Domain adalah domain berekstensi dua huruf yang berpatokan pada penamaan geografis suatu negara seperti .id untuk ccTLD Indonesia, .us untuk United States, .au untuk Australia, dan  lain-lain.

Sebelumnya, domain ccTLD hanya tersedia untuk warga negara sesuai ekstensi tldnya, akan tetapi saat ini sebagian besar domain ccTLD dapat didaftarkan oleh siapapun meskipun bukan warga negara bersangkutan.

Kelebihan domain ccTLD

  • Kejelasan identitas ( mendaftar domain ccTLD bisanya mengharuskan mengupload scan identitas atau passport )
  • Peluang digunakan untuk penipuan ataupun kegiatan melanggar hukum sangat kecil karena pendaftaran diharuskan menggunakan identitas.
  • Lebih banyak pilihan nama domain karena pengguna domain ‘.ccTLD’ belum sebanyak ‘.com’
  • Pada search engine didahulukan untuk pasar negara bersangkutan.

Kekurangan domain ccTLD

  • Penamaan ekstensi nama domain kurang populer.
  • Prosedur pendaftaran yang membutuhkan verifikasi identitas sehingga aktivasi tidak secepat .com & sejenisnya.
  • Pada beberapa ekstensi cctld harga domain cenderung lebih tinggi dari domain gTLD seperti .com & sejenisnya.

Domain ccTLD cocok untuk …

  • Pemilik bisnis yang ingin terlihat lebih profesional.
  • Alternatif domain .com yang sudah dimiliki oleh orang lain.

gTLD – generic Top Level

TLD

Tipe domain yang umum ditemui dan dapat didaftarkan oleh siapapun. Beberapa jenis gTLD domain yang dikenal adalah .com, .net, .org dan sejenisnya.

Kelebihan domain gTLD

  • Ekstensi terpopuler dibandingkan TLD lainnya.
  • Tidak dibutuhkan dokumen identitas untuk mendaftarkan.
  • Harga yang relatif murah dari domain Premium atau beberapa ccTLD.

Kekurangan domain gTLD

  • Pencarian nama domain yang sulit karena banyak yang telah mendaftarkan nama yang sama sebelumnya.
  • Relatif rentan dipergunakan untuk tindak kejahatan karena tidak dibutuhkan scan identitas yang valid.

Domain TLD cocok untuk …

  • Anda yang membutuhkan domain ektensi populer seperti .com, .net .org agar lebih mudah diingat.
  • Anda yang tidak ingin terlalu direpotkan dengan persyaratan dokumen.

Premium TLD

Walaupun terhitung baru, domain premium TLD merupakan alternatif penamaan domain yang menggunakan ekstensi-ekstensi premium seperti .site, .web , .travel , .host , .doctor dan ekstensi lainnya. Domain Premium TLD cenderung menekankan ke spesifikasi sebuah website.   Misalkan domain yang menggunakan ekstensi .travel kemungkinan besar akan membahas tentang travel atau merupakan layanan produk / jasa travel. Begitupula dengan ekstensi lainnya.

Kelebihan domain Premium TLD

  • Spesifik merujuk ke spesifikasi suatu website.
  • Alternatif domain .com yang sudah dimiliki oleh orang lain.

Kekurangan domain Premium TLD

  • Harga yang relatif lebih mahal dari ekstensi domain lainnya.
  • Ekstensi domain yang tidak sefamiliar domain gTLD biasa.

Domain premium TLD cocok untuk …

  • Website dengan kategori spesifik.  Misalnya domain .host  untuk layanan hosting, kemudian domain .travel untuk penyedia layanan travel.
  • Alternatif nama domain selain .com yang sudah dimiliki oleh orang lain.

Bagaimana Cara Kerja Domain Hingga dapat Diakses & Memiliki Tampilan?

Jika tujuan Anda mendaftarkan suatu domain, maka ada 2 hal yang perlu anda ketahui untuk membangun sebuah website yaitu hosting dan file website itu sendiri.

Bagaimana hubungan ketiganya?

Secara sederhana, hubungan antara hosting, domain dan file website bisa dijelaskan dengan gambaran di bawah ini.

hubungan hosting domain dan file website - cara kerja domain

Hosting bisa diibaratkan sebuah rumah yang memiliki lokasi di suatu tempat.

File website dapat digambarkan sebagai “isi” rumah tersebut seperti pintu, jendela beserta furnitur didalamnya.

Sedangkan domain adalah alamat dari rumah tersebut.

Ketika anda ingin mengunjungi suatu tempat/bangunan, maka Anda harus mengetahui alamatnya terlebih dahulu, setelah itu Anda menuju alamat yang telah anda ketahui.

Setelah sampai maka Anda akan menjumpai sebuah bangunan, lengkap dengan tampilan dan segala isinya.

Perumpamaan diatas sama seperti ketika Anda mengakses sebuah website,langkah yang pertama dilakukan adalah mengakses nama domain melalui browser. Selanjutnya browser akan menampilkan file website beserta tampilannya yang disimpan pada server hosting.

Dari beberapa penjelasan diatas, Anda sudah mengetahui apa itu domain serta bagaimana domain bekerja.

Namun anda juga perlu tahu beberapa hal yang berfungsi untuk menghubungkan domain dengan hosting yaitu Domain Name System (DNS) dan Nameserver (NS).

Baca Juga: Strategi Memilih Nama Domain untuk Bisnis Anda

Domain Name System & Nameserver

Ketika anda membeli domain dan hosting, mereka tidak langsung terhubung begitu saja. Karena pada dasarnya keduanya adalah 2 hal yang berbeda. Namun, anda bisa menghubungkan keduannya dengan bantuan DNS. Nah apa itu DNS dan apa saja komponennya? Silakan simak penjelasan berikut ini.

Domain Name System  (DNS):  DNS adalah suatu sistem database yang berfungsi untuk mentranslasi / mengarahkan nama domain menjadi IP address atau sebaliknya.

DNS terdiri dari beberapa Record, diantaranya NS Record, A Record, PTR, CNAME, TXT, SOA, dan sebagainya.

Dengan DNS ini anda bisa mengarahkan domain ke IP server yang anda kehendaki melalui setting DNS di domain panel tempat anda membeli / mendaftarkan domain.

Nameserver (NS):  Nameserver adalah nama unik yang mewakili nama server penyimpan database domain name system (Server DNS) dimana di dalamnya terdapat keterangan IP address yang menuju ke server hosting yang telah ditentukan sebelumnya. Umumnya nameserver dibuat menggunakan nama domain agar lebih mudah diingat dan digunakan.

Contoh:

Ns1.domainku.com
Ns2.domainku.com

Dari penjelasan diatas anda saat ini mengetahui bahwa Anda membutuhkan bantuan DNS agar domain dan hosting yang Anda miliki dapat saling terhubung dan dengan DNS tersebut pula Anda bisa leluasa mengarahkan domain ke layanan manapun yang anda inginkan.

Agar Anda lebih memahami tentang cara menghubungkan domain hosting, penjelasan dibawah ini akan membahas lebih dalam lagi.

Cara Menggunakan Domain

Apabila Anda sudah memahami bagaimana cara kerja domain hingga jenis domain kini Anda akan mendapatkan penjelasan bagaimana cara menggunakan domain. Pada penjelasan di bawah ini, hal yang dibahas ialah cara menggunakan domain untuk dihubungkan dengan hosting dan platform lain seerti Weebly dan Blogspot.

Menghubungkan Domain dengan Hosting

Untuk mengarahkan nama domain ke layanan web hosting, Anda cukup mengarahkan nameserver domain tersebut ke nameserver hosting yang dituju.

Pengarahan nameserver bisa dilakukan melalui DNS Management maupun member area layanan hosting Anda.

Berikut ini salah satu contoh tutorial teknis mengarahkan domain ke hosting –>  Cara Menghubungkan Domain dan Hosting

Meskipun interfacenya berbeda, yang perlu Anda perhatikan adalah bagian setting pengarahan nameservernya.

menghubungkan domain dengan hosting

Baca Juga: Perbedaan Domain dan Hosting

Mengarahkan Domain ke Layanan Web Builder, Blog, dan Sejenisnya

Jika Anda ingin mengarahkan domain ke layanan blog seperti Blogspot atau web builder seperti Weebly, Anda dapat mengarahkan domain menggunakan A record & CNAME.

menghubungkan domain

Untuk Panduan lengkap mengarahkan domain ke Blogspot bisa anda pelajari DISINI Sedangkan untuk Panduan lengkap mengarahkan domain ke Weebly bisa anda pelajari DISINI.

Berikutnya kita akan membahas tentang WHOIS.

Pernahkan Anda penasaran siapa pemilik suatu website?, atau pernahkan Anda bingung menghubungi pemilik suatu website karena si pemilik tidak mencantumkan alamat kontak yang jelas di websitenya?

Untuk mengetahui siapa pemilik sebuah website anda bisa melihat dari informasi Whois-nya. Ingin tahu lebih lanjut mengenai Whois? Mari lanjutkan membaca 🙂

WHOIS

Whois adalah suatu cara untuk mendapatkan informasi mengenai sebuah domain. Informasi ini dapat mencakup rincian pemilik, kapan domain tersebut didaftarkan, diperbarui, hingga tanggal berakhirnya.

Whois dapat dilihat melalui whois tools yang berbasis website seperti whois.net, whois.domaintools.com, who.is maupun melalui command line.

fungsi whois domain - fungsi whois protect - fungsi proteksi whois

Jika pemilik domain tidak ingin informasinya dilihat oleh orang lain, fitur “whois protect” yang disediakan penyedia domain dapat digunakan untuk memproteksi data pribadi tertampil ketika ada yang memeriksa domain melalui whois tools.

Dengan mengetahui informasi whois inipun anda bisa melakukan pengecekan masa aktif domain yang anda miliki untuk menghindari domain tersuspend karena masa aktif yang berakhir.

Dari penjelasan diatas anda bisa mempertimbangkan ekstensi domain mana yang paling cocok untuk website anda. Selain itu anda juga memiliki alternatif ekstensi lin yang bisa dipergunakan jika ekstensi .com domain yang ingin anda daftarkan sudah dimiliki oleh orang lain.

Nah, setelah anda membaca penjelasan kami, apakah anda memiliki pertanyaaan seputar domain?

Silakan tinggalkan pertanyaan anda di kolom komentar, kami akan membantu anda.

Save

Save

Source:niagahoster.com

Wednesday, January 29, 2020

Cara Kerja Web Hosting

Apa Itu Web Hosting? Pengertian, Cara Kerja & Jenisnya

Apa Itu Web Hosting? Pengertian, Cara Kerja & Jenisnya

Kami berusaha menyediakan website yang berguna untuk pengetahuan para pembaca, panduan singkat dan sederhana ini semoga menjadi jalan bagi kalian yang mengalami kesulitan dalam membuat blog di dunia maya, kami mengambil sumber dari blog Panduan Blog Online.com seandainya kalian berkenan langsung mengunjungi website tersebut, selamat menikmati!

Web Hosting Adalah

Web Hosting adalah…

Pada artikel ini kami akan membahas dengan lengkap pengertian web hosting, web hosting adalah sebuah komputer yang terhubung ke internet & dipergunakan untuk menyimpan data website agar dapat diaskes secara online.

Nah, berikut penjelasannya…

Pernahkan Anda berpikir bagaimana sebuah website dapat menampilkan informasi?  Di mana seluruh informasi tersebut disimpan agar kemudian dapat ditampilkan?

Segala informasi disimpan di sebuah tempat yang disebut server web hosting

Agar dapat terus tersambung ke internet dan dapat diakses oleh semua orang, server web hosting dikelola dalam ruang penyimpanan data bernama data center. Sebenarnya Anda pun dapat menjadikan PC di rumah Anda sebagai server penyimpanan data. Namun, cara ini dipandang sangat merepotkan terutama dalam soal pengelolaan, sehingga tidak banyak orang melakukannya. Lazimnya, para pemilik website menggunakan layanan penyedia hosting unlimited murah yang banyak tersedia di internet.

Apabila Anda ingin mengenal lebih jauh paduan dasar website, bisa cek di artikel ini .

Istilah web hosting sendiri merujuk pada set aktivitas atau layanan penyimpanan informasi suatu website hingga akhirnya bisa ditampilkan ketika Anda akses.

Tak jarang, istilah web hosting malah digunakan untuk menyebut si perusahaan penyedia layanan web hosting secara umum.

Bagaimana Cara Kerja Web Hosting?

Ketika Anda mengakses sebuah website (baik menggunakan IP Address maupun nama domain) melalui browser yang menggunakan network protocol HTTP, internet akan mengirimkan permintaan akses kepada server hosting. Selanjutnya, server akan mengirimkan informasi file yang diminta ke komputer melalui internet yang selanjutnya diterjemahkan oleh web browser dalam bentuk tulisan dan gambar.

Kami memiliki gambaran ilustrasinya untuk Anda.

web hosting adalah

Ketika Anda ingin mengakses suatu website, maka Anda perlu mengetikkan alamat website pada browser yang Anda gunakan.

Kemudian, perintah dari browser akan diteruskan internet ke server hosting untuk dieksekusi sesuai permintaan. Hasil dari aktivitas ini adalah tampilan gambar & informasi website yang ingin diakses, yang akan diteruskan oleh internet agar dapat tampil pada browser Anda. Sehingga Anda mendapatkan tampilan halaman website yang Anda butuhkan, begitulah cara kerja web hosting.

Baca Juga: 6 Cara Memilih Web Hosting Terbaik untuk Website Anda

Jenis-jenis Layanan Hosting

Setelah mengetahui cara kerja web hosting, Anda perlu mengetahui jenis layanan Ada beragam jenis-jenis hosting yang tersedia yang penggunaannya menyesuaikan kebutuhan penyimpanan file website Anda, yaitu:

1. Shared Hosting

Shared hosting adalah layanan hosting dimana sebuah server digunakan secara bersama-sama oleh banyak pengguna sekaligus. Para pengguna layanan shared hosting tersebut berbagi resource & kapasitas server bersama-sama.

User memiliki hak akses terbatas ke server dan setting server sudah ditentukan oleh pengelola server.

Shared Hosting ibarat menyewa sebuah rumah bersama teman-teman Anda.

Masing-masing memiliki kamar sendiri, tapi dapur dan kamar mandinya dipergunakan bersama.  Jadi jika misalnya seseorang menggunakan kamar mandi atau dapur terlalu lama, maka berpotensi menganggu aktivitas teman Anda yang lainnya.

web hosting adalah

Pada contoh ini Anda dan teman Anda diibaratkan sebagai akun hosting, sementara kamar mandi dan dapur adalah resource hosting Anda.

Kelebihan shared hosting:

  • Dari sisi biaya, menyewa shared hosting cukup hemat dan ekonomis dibanding menyewa VPS atau Dedicated Server.
  • Untuk pemula menggunakan shared hosting cukup memudahkan, karena Anda tidak perlu direpotkan dengan setting server sendiri.
  • Dari sisi support, biasanya layanan hosting menyediakan support yang siap membantu Anda selama 24 jam.
  • Jika ada permasalahan pada server Anda tidak perlu turun tangan sendiri, penyedia server akan memperbaiki permasalahan tersebut.

Kekurangan shared hosting:

  • Karena dipergunakan bersama – sama, jika salah satu pengguna menyebabkan overload atau gangguan pada server maka pengguna yang lain berpotensi terkena dampaknya.
  • Pengguna shared hosting memiliki akses yang sangat terbatas pada server dan hanya dapat mengakses serta mengelola filenya sendiri.
  • Seluruh setting batasan / limit sudah ditentukan oleh pengelola server, Pelanggaran pada ketentuan pengelola server dapat mengakibatkan penahanan hingga penghapusan akun hosting.

Shared Hosting cocok untuk anda yang baru memulai membuat website namun penggunaan resourcenya tidak terlalu tinggi.

Baca juga: Infografik Tips Memilih Web Hosting

2. VPS Hosting/VPS Server

VPS Hosting/VPS Server merupakan server hosting fisik yang dibagi-bagi kembali menjadi server virtual dan difungsikan sebagai server hosting tersendiri.

Pengguna memiliki root akses VPS server masing-masing dan memiliki wewenang penuh melakukan pengaturan server VPS-nya. Untuk mengelola server VPS, Anda membutuhkan pengetahuan dasar mengenai server.

Bila diibaratkan, VPS adalah sebuah gedung apartemen.

Masing – masing kamar memiliki fasilitasnya sendiri, seperti kamar mandi, dapur, ruang tamu dll. Sehingga semua penghuni memiliki kebebasan akses dalam mengatur dan menggunakan isi kamar apartemennya.

Walaupun begitu, karena masing-masing apartemen berada pada gedung yang sama, maka listrik dan sumber airnya masih berbagi dan dipergunakan bersama-sama.

web hosting adalah

Ini dia kelebihan dan kekurangan jika Anda menggunakan VPS:

Kelebihan VPS:

  • Dari sisi harga VPS masih jauh lebih terjangkau dibandingkan Dedicated Server.
  • Anda bisa & bebas mengcustomisasi server VPS yang Anda miliki.
  • Pada jenis VPS managed, ada tim support yang akan membantu Anda 24 jam.
  • Memiliki akses root server VPS.
  • Scalable, Anda dapat menurunkan atau meninggikan resource tanpa harus mengalami downtime.

Kekurangan VPS:

  • Diperlukan pengetahuan dasar tentang server dan sistem operasi.
  • Biaya yang dikeluarkan lebih tinggi dari shared hosting.
  • Harus menginstal control panel sendiri.

VPS hosting cocok untuk pengguna hosting yang pengunaan resource hostingnya sudah tidak dapat ditampung dengan shared hosting biasa atau membutuhkan module module tertentu yang pada layanan shared hosting biasanya tidak ada / dinonaktifkan.

Dedicated Server & Colocation Server

Dedicated server dan Colocation Server sebenarnya merupakan server yang sama, yang membedakan adalah komponen hardware Dedicated Server menyewa milik datacenter, sedangkan Colocation server, server fisik dan semua komponennya dibeli sendiri, mulai dari hardware, software, firewall hingga komponen lainnya dan diletakkan di data center untuk dikelola & dirawat. Pengguna memiliki root access server dan memiliki wewenang penuh memanajemen server-nya. Untuk mengelola Dedicated dan Colocation Server, Anda juga membutuhkan pengetahuan tentang server.

Bila diibaratkan Dedicated Server maupun Colocation server  adalah sebuah gedung yang Anda tempati sendiri.

Anda bebas menggunakan dan mengatur segala fasilitas didalamnya. Gedung ini terletak di sebuah kompleks yang disebut data center. Walaupun bebas, jika terjadi sesuatu dengan data center Anda maka gedung/server yang Anda miliki dapat terkena imbasnya misalnya mati listrik atau bencana alam.

web hosting adalah
Analogi Dedicated & Colocation Server

Seperti Shared hosting dan VPS Hosting, Dedicated Server juga memiliki kelebihan dan kekurangan, di antaranya …

Kelebihan Dedicated/Colocation Server

  • 1 Server fisik yang hanya dipergunakan untuk Anda.
  • memiliki akses root server.
  • Anda yang menerapkan aturan sendiri.
  • Kontrol penuh untuk meningkatkan spesifikasi server sendiri.
  • Resource yang besar untuk Anda sendiri.

Kekurangan Dedicated/Colocation Server

  • Diperlukan pengetahuan dasar tentang server dan sistem operasi.
  • Biaya yang dikeluarkan lebih tinggi dari shared hosting.
  • Harus menginstall control panel sendiri.
  • Jika melakukan upgrade/downgrade maka akan mengalami downtime karena server harus dimatikan.

Dedicated/Colocation server cocok untuk perusahaan besar yang membutuhkan resource yang besar serta memiliki traffic website yang tinggi, module tertentu yang tidak ditemukan di alyanan shared hosting serta tingkat keamanan data yang tinggi.

Spesifikasi yang Perlu Anda Perhatikan Ketika Memilih Layanan Web Hosting

Berdasarkan pengalaman kami banyak pelanggan yang kurang paham spesifikasi teknis yang nantinya akan mempengaruhi performa website Anda,dan dalam banyak kasus pula pelanggan bingung dengan banyaknya spesifikasi teknis yang ditampilkan pada paket hosting. Namun secara sederhana ada beberapa spesifikasi dasar yang dapat Anda gunakan untuk mengambil keputusan.

Cara Membuat Blog dan Optimasinya (Terlengkap)

Berikut ini beberapa spesifikasi yang dapat Anda jadikan pertimbangan ketika memilih layanan web hosting :

1. Disk Space

web hosting adalah

Disk space adalah besaran kapasitas hardisk penyimpanan pada server yang dapat Anda pergunakan. Semakin banyak data yang disimpan pada server maka penggunaan diskspace pun akan semakin besar. Pilih paket hosting yang memiliki diskspace yang mampu menampung seluruh isi file website, termasuk update konten website Anda ke depannya.

Baca Juga: Cara Upload Website ke Hosting dengan File Manager dan FTP Client

2. Bandwidth

web hosting adalah

Bandwidth adalah besaran hitungan transfer data yang terjadi antara server hosting dengan komputer pengakses. Semakin banyak pengakses maka penggunaan bandwith Anda akan semakin besar. Batas maksimal penggunaan bandwith akan direset dari 0 kembali setiap bulannya. Ketika Anda memilih hosting pastikan bandwith bulanan Anda mampu mencover jumlah pengunjung bulanan rata-rata.

3. Webmail

web hosting adalah

Webmail adalah fitur pengelolaan email pada server hosting yang berfungsi untuk mengelola email masuk & keluar serta menyimpan data email yang Anda miliki.

Dengan fitur ini Anda dapat berkirim pesan menggunakan email dengan akhiran nama domain Anda contoh : info@domainku.com) tanpa harus bergantung ke penyedia layanan email seperti gmail, yahoomail & sejenisnya.

4. Cpanel

web hosting adalah

Cpanel adalah control panel server hosting yang berfungsi mengelola dan mengatur fitur – fitur pada server hosting dengan tampilan GUI (Graphical User Interface) yang menampilkan gambar, icon, dan tulisan.

Ibarat anda menggunakan Smartphone, tampilan smartphone merk A bisa berbeda dengan smartphone merk B , tapi pada dasarnya fitur – fitur yang didalamnya sama, ada fitur panggilan, SMS hingga Kamera, Begitupula dengan hosting.

Dengan adanya control panel ini pengguna hosting pemula pun dapat mengelola file websitenya dengan mudah.

Pada dasarnya ada banyak layanan penyedia Cpanel, anda bisa mempelajari perbandingan jenis – jenis cpanel DISINI.  Namun kali ini kami akan membahas 2 Cpanel yang paling banyak digunakan oleh banyak pengguna , baik pengguna personal maupun layanan hosting, yaitu    :

1. cPanel

web hosting adalah

Cpanel merupakan control panel hosting buatan cpanel.net yang memiliki tampilan interface menarik, fitur yang lengkap dan pengguna paling banyak diantara control panel hosting yang lainnya.

Kelebihan Cpanel

  • Interface yang user friendly & mudah dipergunakan.
  • Fitur yang lengkap & mencakup kebutuhan pengguna hosting secara umum.
  • Panduan ,tutorial & dukungan komunitas yang mudah ditemui karena pengguannya yang banyak.

Kekurangan CPanel

  • Belum mendukung penggunaan di server Windows.

Cpanel cocok untuk …

  • Pengguna hosting pemula yang membutuhkan banyak dukungan informasi & panduan.
  • Pengguna hosting yang membutuhkan fleksibilitas perpindahan server yang mudah & Kompatibilitas dengan banyak layanan hosting.

2. Plesk

web hosting adalah

Plesk merupakan control yang dapat berjalan pada sistem operasi Linux maupun Windows, suatu kelebihan yang memberikan nilai lebih dibandingkan dengan cPanel. Jika Anda pengguna Windows XP, maka Anda akan merasa familiar ketika menggunakan Plesk karena tampilan interface-nya memang mirip.

Kelebihan control panel Plesk

  • Interface yang user friendly dan mudah digunakan.
  • Fitur yang lengkap & mencakup kebutuhan pengguna hosting secara umum.
  • Dukungan Tutorial ,panduan dan komunitas yang cukup banyak meskipun tidak sebanyak Cpanel.
  • Mampu dipergunakan di server dengan sistem operasi Windows.

Kekurangan control panel Plesk

  • Karena popularitasnya yang masih kalah dengan Cpanel, masih cukup jarang layanan hosting yang menyediakan control panel dengan Plesk.

Control panel Plesk cocok untuk …

  • Anda yang ingin menggunakan hosting dengan server Windows.

5. Kualitas Data Center

web hosting adalah

Data center merupakan lokasi penyimpanan server hosting yang dilengkapi dengan infrastruktur yang berfungsi untuk menjaga server dari gangguan, seperti ruangan berpendingin yang cukup, backup cadangan kelistrikan dan keamanan dari kejahatan serta bencana alam.

Data center sendiri masih dibagi menjadi beberapa level yang disebut Tier dan memiliki perbedaan pada infrastruktur pendukungnya.

Simak penjelasan tentang level / Tier data center dibawah ini :

Jenis Tier Data Center Hosting

Tier adalah kelas sebuah data center, ditandai dengan ranking 1 sampai 4.

web hosting adalah

Contoh Hosting yang Bisa Anda Gunakan untuk Membuat Website 

Pada poin sebelumnya Anda sudah mendapat informasi apa itu web hosting, jenis-jenis web hosting hingga  bagaimana cara memilih web hosting yang tepat.

Kini pada poin terakhir kami membahas contoh hosting untuk website impian Anda. Terdapat berbagai contoh layanan hosting seperti Panduan Blog Online, Hostinger, 000Webhost dan Hosting24.

Nantinya ketika Anda akan membuat website,  bisa memilih layanan web hosting sesuai dengan kebutuhan website yang akan Anda bangun. Misalnya ketika Anda menargetkan pengunjung website dengan lokasi pasar Indonesia, sebaiknya memilih server hosting murah unlimited.

Pastikan Anda konsultasi dahulu ke CS web hosting bersangkutan agar mendapatkan pilihan paket hosting yang tepat.

KESIMPULAN

Dari penjelasan diatas, setidaknya saat ini Anda sudah memiliki gambaran apa itu web hosting, bagaimana cara kerja website, contoh hosting seperti apa yang Anda butuhkan hingga control panel apa yang tepat untuk Anda.

Sehingga ketika Anda memilih hosting Anda dapat menentukan pilihan yang paling efektif maupun ekonomis untuk kebutuhan website Anda.

Anda punya pertanyaan tentang Web Hosting? Silakan tinggalkan pertanyaan Anda pada kolom komentar dibawah, kami akan menjawabnya 🙂

Cara Membuat Blog dan Optimasinya (Terlengkap)

Source:niagahoster.com

Tuesday, January 28, 2020

Email Bisnis

4 Cara Membuat Email Bisnis Profesional – Panduan Blog Online

4 Cara Membuat Email Bisnis Profesional

Kami berusaha menyediakan website yang berguna untuk pengetahuan para pembaca, panduan singkat dan sederhana ini semoga menjadi jalan bagi kalian yang mengalami kesulitan dalam membuat blog di dunia maya, kami mengambil sumber dari blog Panduan Blog Online.com seandainya kalian berkenan langsung mengunjungi website tersebut, selamat menikmati!

email bisnis

Email bisnis berbeda dengan email personal yang digunakan kebanyakan orang. Anda tidak bisa menggunakan layanan email personal untuk kepentingan bisnis. Mengapa? Karena akan terlihat tidak profesional di mata konsumen.

Jika Anda masih menggunakan domain email gratis seperti @gmail.com dan @yahoo.com untuk bisnis Anda, artikel ini sangat tepat untuk Anda. Melalui artikel ini, Anda akan belajar cara membuat email untuk bisnis Anda.

Mengapa Harus Punya Email Bisnis dengan Domain Sendiri?

Sebelum masuk ke pembahasan mengenai cara membuat email untuk bisnis, saya akan membahas tiga alasan Anda harus daftar email perusahaan profesional dengan domain sendiri.

1. Gmail dan Yahoo untuk Kepentingan Personal

Anda memang bisa menggunakan Google dan Yahoo seperti perusahaananda@gmail.com atau bisnisanda@yahoo.com. Tetapi email tersebut tidak terlihat profesional di mata pelanggan karena siapa saja bisa membuat email dengan domain Gmail atau Yahoo.

Jadi, sebaiknya gunakan email berdomain Gmail atau Yahoo untuk keperluan personal saja, bukan untuk kepentingan bisnis profesional.

2. Mewakili Perusahaan

Mengapa harus menggunakan email dengan domain @nama perusahaan? Tentu saja untuk mewakili perusahaan. Email merupakan media yang Anda gunakan untuk berkomunikasi dengan pelanggan dan mitra perusahaan.

Dengan menggunakan email berdomain nama perusahaan, Anda bisa memberikan kesan pertama yang baik kepada pelanggan dan mitra perusahaan.

3. Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan

Alasan ketiga adalah mendapatkan kepercayaan pelanggan. Berdasarkan survey yang dilakukan Verisign, 65 persen pelanggan lebih percaya dengan email dengan domain perusahaan dibandingkan email berdomain Gmail atau Yahoo.

Kepercayaan pelanggan adalah aset berharga untuk bisnis Anda, terutama pada bisnis online. Sekali mendapatkan kepercayaan pelanggan, Anda akan dengan mudah menawarkan berbagai produk kepada mereka.

Dengan memiliki email bisnis juga dapat meminimalisasi terjadinya kasus penipuan konsumen. Sebab pelanggan bisa dengan mudah membedakan mana email resmi bisnis Anda dan mana email palsu.

Baca juga: Cara Membuat Email Gmail, Android, Hingga Perusahaan [Terlengkap]

Sudah siap untuk membuat email untuk bisnis Anda? Berikut adalah 3 cara membuat email profesional

4 Cara Membuat Email Bisnis Profesional

Setidaknya ada empat cara membuat email bisnis profesional yang bisa Anda pilih. Pilih salah satu cara yang menurut Anda paling mudah untuk diterapkan!

1. Zoho

email gratis zoho

Layanan email profesional pertama yang bisa Anda gunakan adalah Zoho. Zoho menyediakan pilihan free plan bagi Anda yang ingin membuat email bisnis menggunakan nama domain sendiri. Berikut adalah cara daftar email di Zoho:

1. Buka website Zoho

2. Pilih Free Plan, lalu klik Get Started

cara daftar email grais zoho

3. Masukkan domain website bisnis Anda

cara daftar email gratis zoho domain

4. Lengkapi informasi bisnis Anda, lalu klik Proceed

cara daftar email gratis zoho detail

Email gratis untuk bisnis dari Zoho hanya dapat digunakan untuk lima username dalam satu domain dengan rincian 5 GB per user dan maksimal attachment 25 MB. Untuk lebih lengkapnya Anda bisa membaca artikel Membuat Email Domain Sendiri dengan Zoho Mail

2. Email di cPanel

Jika sudah punya hosting dan domain, Anda bisa dengan mudah membuat email bisnis dengan domain sendiri! Anda tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membuat email dengan domain sendiri melalui cPanel. Biaya email di cPanel sudah termasuk biaya hosting yang Anda gunakan.

Bagaimana caranya? Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka cPanel lalu klik menu Email Accounts

2. Klik Create

3. Isi data-data yang diminta, dari pilihan domain, username email, password, pilihan storage email, hingga penentuan folder email.

4. Klik Create dan Anda telah berhasil membuat email untuk bisnis!

3. Email Hosting

email gratis Panduan Blog Online

Jika sudah membuat email dengan domain sendiri melalui cPanel Panduan Blog Online, terdapat batasan untuk pengiriman email per hari, yaitu 2.400 email per hari.

Walaupun begitu, Anda juga bisa mengupgrade layanan email tersebut ke versi berbayar untuk menambah disk space email hingga 100GB! Ada tiga paket email hosting yang ditawarkan Panduan Blog Online, dari Mail Pro (25GB), Mail Business (50GB), hingga Mail Business Extra (100GB).

Baca Juga: Email Marketing: Cara Mengembangkan Email List Anda

4. G Suite

G Suite adalah layanan email profesional dari Google yang memungkinkan Anda membuat email dengan domain sendiri, tapi tetap menggunakan platform Gmail untuk mengoperasikannya.

Baca juga: Panduan Lengkap Membuat Email Marketing Efektif

Meskipun berbayar, Anda bisa melakukan percobaan terlebih dahulu secara gratis di G Suite. Berikut adalah cara daftar email gratis di G Suite. Langkah di bawah ini adalah untuk uji coba gratis di G Suite. Setelah masa uji coba 14 hari selesai, Anda perlu melakukan pembayaran, dimulai dari paket yang paling murah sebesar 3 US Dollar per pengguna per bulan.

1. Buka Website G Suite

2. Pilih Mulai Uji Coba Gratis

daftar email gratis g suite

3. Pilih berapa orang yang bekerja di perusahaan Anda

daftar email gratis g suite data

4. Pilih apakah Anda sudah memiliki nama domain atau belum. Jika sudah memiliki nama domain, pilih Ya

daftar email gratis g suite bisnis

5. Isi nama domain website bisnis Anda

daftar email gratis g suite domain

6. Konfirmasi nama domain Anda

daftar email gratis g suite nama domain

7. Pilih apakah Anda ingin mendapatkan email newsletter dari Google atau tidak

daftar email gratis g suite ide

8. Buat akun email untuk login dengan mengisi informasi di bawah ini

daftar email gratis g suite login

Sudah Siap Membuat Email Bisnis Profesional?

Membuat email perusahaan menggunakan layanan email gratis atau berbayar adalah pilihan. Anda sebagai pemilik bisnis harus bisa mempertimbangkan dan mengukur kemampuan dan kebutuhan perusahaan terhadap email bisnis.

Saat memulai bisnis, Anda mungkin bisa memanfaatkan layanan email gratis dengan pertimbangan penghematan biaya dan konsumen yang belum membludak. Namun, ketika bisnis semakin berkembang dan email dari konsumen semakin membludak, Anda bisa mulai mencari paket email berbayar mana yang paling cocok untuk Anda dari segi harga dan spesifikasi.

Source:niagahoster.com

Cara Mengatasi Error Are You Sure You Want To Do This Di Wordpress

Cara Mengatasi Error "Are You Sure You Want To Do This" di WordPress Cara Mengatasi Error “Are You Sure You Want To Do This” di Wo...